Permainan Sepak Bola Berasal dari Cina

23 05 2007

BEIJING, (PR).-
Menjelang pembukaan Piala Asia 2004 di Stadion Buruh Beijing, Cina, Sabtu (17/7) malam ini, Ketua Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Sepp Blatter mengatakan bahwa akar sepak bola bermula di Cina. Blatter menyatakan Cina merupakan tempat lahirnya cabang olah raga populer itu.

Blatter saat menghadiri ekspo sepak bola di Beijing, menyatakan bahwa FIFA sepakat dengan Asosiasi Sepak Bola Cina (CFA) bahwa cabang olah raga menendang bola itu bermula di Zibo, di sebelah timur Provinsi Shandong. Demikian laporan China Daily, Jumat (16/7).

Ahli sejarah sepak bola dan arkeologi yang juga menghadiri ekspo itu, juga menyatakan bahwa sepak bola sudah bermula sekira 2.300 tahun lalu di Zibo yang merupakan bagian kuno dari Kerajaan Qi.

Dalam pengetahuan umum, sepak bola bermula pada 1863 di Inggris, ketika rugbi dan persatuan sepak bola lain membedakan cabang mereka dan untuk pertama kalinya terbentuk Asosiasi Sepak Bola (FA) di Inggris. “Luar biasa sekali karena Blatter mengumumkan hal itu,” kata Wakil Ketua CFA, Zhang Jilong. “Kami tersanjung karena negara kami disebut sebagai tempat lahirnya sepak bola,” katanya.

Kendati banyak negara menyatakan diri sebagai penemu cabang sepak bola, para ahli sejarah selalu mengacu pada permainan cuju di Cina sebagai contoh lahirnya sepak bola. Permainan cuju sangat mirip dengan sepak bola sekarang ini, yaitu menendang bola untuk membuat angka. “Karena sudah dinyatakan FIFA dan CFA, maka kami bertanggung jawab atas kehormatan ini. Kami juga akan melakukan hal besar untuk mengembangkan sepak bola,” kata Zhang.

Sekjen Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Peter Velappan, mengucapkan rasa hormatnya juga kepada Cina. “Sepak bola dimulai di Cina dan masa depan sepak bola ini tergantung pada negara Asia. Saya harap Piala Asia sebagai pemicu kebenaran itu dan Cina sebagai negara paling berpotensi dalam sepak bola,” katanya.

Jihai meragukan

Sementara itu, pelatih Cina asal Belanda, Arie Haan mengkhawatirkan kondisi pemain belakang Sun Jihai. Pemain klub Manchester City (Inggris) ini kemungkinan tidak akan tampil saat Cina menghadapi Bahrain, pada pertandingan pertama usai upacara pembukaan, Sabtu malam ini.

Haan tidak pernah menurunkan Jihai selama 90 menit dalam lima kali pertandingan terakhir Cina. “Saya tidak yakin, dia bisa tampil penuh selama 90 menit saat menghadapi Bahrain,” tuturnya.

Namun, pemain Cina memiliki tekad kuat untuk menaklukkan Bahrain. Mereka ingin mengubur kenangan buruk saat kualifikasi Olimpiade 2000 ketika mereka dikalahkan Bahrain 0-1 dalam pertandingan terakhir grup yang mengakhiri harapan mereka untuk juara grup.

Separuh dari tim Cina, termasuk Sun Jihai dan Zheng Zhi, merupakan anggota tim saat itu dan kini tidak ingin sejarah itu terulang. “Kami tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama,” ujar Li Jinyu.

Li meyakini Bahrain pesaing paling kuat di Grup A. “Pertandingan pembuka tidak akan mudah. Namun, sangat penting bagi kami untuk memenangkan pertandingan pembukaan,” katanya seperti dikutip situs asiancup2004.com.

Terakhir kali, kedua tim bertemu dalam persahabatan tahun lalu, yang berakhir imbang 2-2.(AFP/AP/A-57)***

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0704/17/0705.htm

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: